1.
Pembuahan sel telur manusia. (1) enzim rilis sperma yang
membantu membubarkan korona radiata dan mengikat ke zona pelusida. (2) lapisan
luar kepala sperma sloughed off, memperlihatkan enzim yang mencerna jalan
melalui zona pelusida. (3) sperma sekering dengan membran sel telur,
menyebabkan zona pelusida menjadi ditembus sperma lainnya. (4) Ekor memisahkan
dari kepala sperma, dan membesar pronukleus pria dan perjalanan ke pronukleus
perempuan di tengah sel. Kromosom bergabung dan membentuk telur dibuahi.
4. Membran (Lapisan Embrio)
Terdapat 4 macam membran
embrio, yaitu :
a.
|
Kantung Kuning Telur
(Yolk Sac)
Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar, pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. |
||
b.
|
Amnion
Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung, gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. |
||
c.
|
Alantois
Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. Pada mammalia dan manusia, alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan, yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. |
||
d.
|
Korion
Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28, kecuali pada bagian tangkai badan, pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus.
|


Tidak ada komentar:
Posting Komentar